TOEFL Tips: Soal-soal yang Berkaitan dengan Noun

Salah satu soal yang sering muncul di TOEFL Structure and Written Expression adalah soal yang berkaitan dengan Noun. Soal ini beragam jenisnya, dan akan kita bahas semua di postingan ini.


Melengkapi Kalimat Rumpang

Pada postingan sebelumnya, saya sudah menjelaskan bahwa sebuah kalimat dalam Bahasa Inggris setidaknya harus memiliki sebuah Subject dan Verb. Jika sebuah kalimat tidak memiliki Verb, misalnya, maka bisa dipastikan bahwa kalimat tersebut mengandung grammatical error. Dalam kalimat Bahasa Ingggris sebuah Noun dapat menjadi Subject maupun Object kalimat. Jika anda menemukan soal yang belum memiliki Subject, anda bisa langsung mencari opsi jawaban dalam bentuk Noun. Perhatikan contoh berikut ini!

The ____________ were very scared of the guy wearing a pirate costume

a. Child
b. Children
c. Childs
d. Childish

Pada contoh kalimat di atas, sudah terdapat verb “were”, namun belum ada Subject. Anda harus mencari Subject, sehingga bisa dipastikan opsi c pasti salah. Childish adalah sebuah Adjective, sehingga tidak bisa dijadikan sebagai Subject. Jawaban yang tepat bagi pertanyaan di atas adalah:

b. Children


Subject-Verb Agreement

Selain memastikan bahwa sebuah kalimat sudah memiliki sebuah Subject dan juga Verb, anda juga harus memastikan kesesuaian Subject dan Verb berdasarkan aturan Tense dan Number. Perhatikan contoh berikut ini!

My family ____________ only four members

a. consisted
b. consists of 
c. is consists
d. consist of

Perlu anda ingat bahwa kata kerja consist selalu berdampingan dengan kata depan “of”‘, sehingga opsi a dan c pasti salah. Perhatikan juga bahwa Subject kalimat ini berjumlah satu (singular), sehingga Present Tense yang menyertainya harus diberikan infleksi -s. Jawaban yang paling tepat bagi pertanyaan di atas adalah:

d. consists of

Sekarang, mari kita lihat contoh kalimat yang memiliki Subject dalam bentuk plural Noun. Perhatikan contoh di bawah ini!

The students always ________ 30 minute break before the next exam

a. had
b. have
c. has
d. having 

Contoh di atas memiliki kata kerja dalam bentuk Simple Present Tense yang ditandai dengan Adverb “always”, sehingga opsi a dan pasti salah. Opsi d bukanlah sebuah Verb. Kalimat tersebut memiliki Subject sebuah plural Noun “students”, sehingga kata kerja yang menyertainya ti
dak perlu diberi infleksi -s. Jawaban yang tepat bagi pertanyaan di atas adalah

b.have


Noun Phrase

Noun Phrase adalah gabungan kata benda dan kata lain yang menyertainya, biasanya dalam bentuk Determiner atau Adjective. Perhatikan aturan kombinasi Noun Phrase berikut ini!

Det + N = NP
Adj + N = NP
Det + Adj + N = NP

Pada soal Written Expression, biasanya Noun dikombinasikan dengan kata yang tidak semestinya (misal, Adverb),dan anda harus peka dalam menemukan kesalahan semacam ini. Perhatikan contoh berikut ini!

It is one (a) of the (b) most surprisingly (c) moments (d) in my life

Pada kalimat tersebut, kata benda “moments” tidak seharusnya digabungkan dengan Adverb surprisingly karena Adverb tidak dikombinasikan dengan Noun. Adverb surprisingly harusnya diganti dengan Adjective surprising. Jawaban paling tepat bagi pertanyaan tersebut adalah:

c. surprisingly



Quantifier dan Countable Noun


Salah satu fungsi Determiner adalah fungsi menghitung atau Quantifier. Karena Noun dalam Bahasa ada yang dapat dihitung dan ada yang tidak, maka Determiner pun berbeda-beda jenisnya, bergantung pada Noun yang menyertainya. Perlu anda ingat, Countable Noun adalah benda yang dapat dihitung per satuan. Misal kursi dihitung per biji, atau orang dihitung per kepala. Uncountable Noun adalah benda yang tidak dapat dihitung per satuan, tapi harus diukur dengan satuan pengukuran. Misal, anda tidak dapat menghitung gula per butir, tapi anda dapat menggunakan satuan pengukuran kilogram. Air tidak dapat dihitung per tetes, tapi anda dapat menggunakan satuan pengukuran liter. Perhatikan contoh berikut ini!

Nowadays (a), there are much (b) people who work (c) as a freelancer and have a flexible working hour (d)


Pada kalimat di atas, terdapat satu kata yang mengandung grammatical error. “People” adalah Countable Noun yang harusnya disandingkan dengan Determiner “many” dan bukan “much”. Jawaban yang tepat bagi soal di atas adalah:


b.much

Catatan

  • Many dan much sama-sama berarti “banyak”, namun many hanya digunakan untuk Countable Noun, sementara much digunakan untuk Uncountable Noun
  • Few dan a little sama-sama berarti “sedikit”, namun few hanya digunakan untuk Countable Noun, sementara a little digunakan untuk Uncoutable Noun
  • Several hanya bisa disandingkan dengan Countable Noun
  • A lot dan some dapat disandingkan dengan Countable Noun dan Countable Noun. Kalimat “I have some sugar” dan “I have some friends” memiliki Countable Noun dan Uncountble Noun yang bisa disandingkan dengan kata “some”





Demonstrative dan Noun

Demonstrative juga merupakan bagian dari Determiner, dan digunakan untuk merujuk pada suatu benda. Hubungan antara
Demonstratives dan Noun biasanya berkaitan dengan aturan Number dalam Bahasa Inggris. Perhatikan contoh berikut ini!


They (a) are great, but (b) that (c) books are not mine (d)


Pada kalimat di atas, Demonstrative “that” merujuk pada Subject “They”. Masalahnya adalah, “that” bukanlah demonstrative yang tepat digunakan dalam kalimat ini, karena Subject yang dirujuk berjumlah lebih dari satu. Harusnya, Demonstrative yang dipakai adalah those, bukan that. Jawaban yang tepat bagi pertanyaan di atas adalah:

(c) that


Catatan
  • Demonstrative this dan these sama-sama berarti “ini”, namun this disandingkan dengan singular Noun sedangkan these disandingkan dengan plural Noun
  • Demonstrative that dan those sama-sama berarti “itu”, namun that disandingkan dengan singular Noun sedangkan those disandingkan dengan plural Noun
  • Demonstrative here berarti “disini” dan digunakan untuk merujuk pada benda yang dekat dengan pembicara. Demonstrative there artinya “disana” dan digunakan untuk merujuk pada benda yang jauh dengan pembicara.


Noun dan Derivation


Kata dasar dalam Bahasa Inggris disebut sebagai lemma. Kata dasar ini dapat dibubuhi dengan prefix atau suffix yang nantinya akan merubah kelas katanya (misal, dari Noun ke Adjective). Ada beberapa suffix yang menandakan bahwa sebuah kata masuk ke daam kelas kata Noun. Perhatikan contoh berikut ini!



The _______________ of technology is closely related to its ability to make our live easier



a. Signify

b. Significant
c. Significance
d. Significantly




Pada contoh soal di atas, kita membutuhkan Noun yang akan berfungsi sebagai Subject dalam kalimat. Kata signify mengandung suffix -ify yang biasanya terdapat pada Verb. Kata significant mengandung suffix -ant yang biasanya terdapat pada Adjective. Kata significantly bukan Noun, tapi Adverb. Noun yang menjadi Subject kalimat ini adalah significance, dimana terdapat suffix -ance. Jawaban yang paling tepat untuk contoh pertanyaan di atas adalah:


c. significance




Noun Clause

Salah satu klausa yang terdapat dalam Bahasa Inggris adalah Noun Clouse, yang fungsinya sama seperti Noun. Pada soal yang memiliki dua klausa berbeda, kadang kita harus jeli menentukan bagaimana sebuah klausa kata benda harus ditulis. Pada klausa kata benda, connector yang digunakan biasanya adalah what, when, where, how dan why. Perhatikan contoh berikut ini!



I don’t know ______________ last night


a. what is he doing

b. what did he do
c. what was he doing
d. what did he



Perlu anda ingat bahwa Noun Clause tidak boleh berbentuk layaknya kalimat interrogative, maka bisa dipastikan bahwa opsi a dan b salah. Opsi d hanya memiliki Auxiliary dan tidak memiliki Main Verb sehingga pasti salah. Jawaban yang paling tepat bagi pertanyaan ini adalah:

c. what he was doing


Kalimat tersebut secara lengkap dapat diuraikan sebagai berikut:

I (S)  don’t (aux+neg) know (V)  what he was doing last nigh (NC)



Catatan
Cara termudah untuk memastikan bahwa sebuah klausa adalah Noun Clause adalah dengan menggantikannya dengan Impersonal Pronoun “it”. Jika keseluruhan kalimat masih logis dan bisa dipahami, maka bisa dipastikan bahwa klausa tersebut adalah klausa kata benda. Misal:



I know where you live → I know it

I know how to get there  I know it
I know who to call  I know it
I know when to start  I know it




Gerund sebagai Noun

Dalam Bahasa Inggris, Gerund berfungsi sebagai Modifier atau pengubah. Gerund dapat mengubah sebuah kata dari Verb menjad Adjective, atau Verb menjadi Noun. Modifier inilah yang memungkinkan kita dapat membentuk sebuah Noun dengan Gerund. Perhatikan contoh berikut ini!



_____________ is my favorite weekend activity



a. Swim

b. To swim
c. Swimming
d. Is swimming




Kalimat ini tidak memiliki Subject
. Pada penjelasan sebelumnya sudah saya katakan bahwa posisi Subject hanya bisa ditempati oleh Noun. Namun anda tidak melihat Noun di opsi jawaban bukan? Swim adalah Verb, tidak mungkin bisa menjadi Subject. To swim adalah to infinitive. Is swimming adalah kata kerja. Jawaban yang paling tepat bagi pertanyaan ini adalah:

c. Swimming


Pada contoh ini, Gerund merubah kelas kata “swim” yang sebelumnya adalah Verb menjadi sebuah “Noun”. Tidak hanya berfungsi sebagai Subject, Gerund juga bisa menempati posisi Object. Perhatikan contoh berikut ini!


I like eating spaghetti


eating spaghetti pada kalimat di atas berfungsi layaknya sebuah Object dalam sebuah kalimat




Collocation

Dalam Bahasa Inggris, ada beberapa kata yang kombinasinya selalu muncul berdampingan. Dalam studi corpus linguistics, kombinasi ini biasa disebut sebagai Collocation. Ada beberapa Adjective dan Noun yang frequency kemunculannya sangat tinggi, dimana Noun tersebut akhirnya harus selalu berdampingan dengan Adjective tertentu. Perhatikan contoh berikut ini!



The product shouldn’t (a) be placed (b) in a (c) room with hot (d) temperature



Pada contoh soal di atas, “hot” bukanlah Adjective yang tepat disandingkan dengan Noun “temperature”. Hanya ada dua Adjective yang dapat menjelaskan temperature, yakni high dan low. Jawaban yang tepat bagi contoh soal di atas adalah:


d. hot



Catatan

Beberapa Noun lain yang harus dikombinasikan dengan Adjective high dan low, diantaranya:



high/low frequency

high/low percentage
high/low chance



Object dan Transitive Verb

Transitive Verb adalah kata kerja yang harus diikuti oleh Object. Dalam soal Written Expression, terkadang kita menemukan kesalahan dimana sebuah Transitive Verb sama sekali tidak diikuti oleh Object. Perhatikan contoh berikut ini!



The (a) ball bounced (b) several (c) times because it hit (d)



Pada contoh di atas, kata hit adalah Transitive Verb yang harusnya diikuti oleh Object. Namun bisa kita lihat bahwa tidak ada Object apapun yang menyertainya. Jawaban yang paling tepat bagi soal di atas adalah:

d. hit


Seharusnya, kata hit diikuti oleh Object, misal:



The ball bounced several times because it hit the wooden floor


Penggunaan kata one, another dan other

Terkadang, kita menyebutkan Noun secara berurutan. Ada aturan tersendiri untuk menjelaskan urutan sebuah benda. Ada beberapa kemungkinan penyebutan benda secara berurutan, diantaranya:



Jika benda dibagi ke dalam dua urutan


I have two apples. One is fresh, the other one is not

I have three apples. One is fresh, the others are not

Jika benda dibagi ke dalam tiga urutan

I bought five apples this morning. One is fresh, another is not, the other apples are completely inedible


one, another, the other
Two apples




one, another, the other
Three Apples




one, another, the other
Five apples





Another dan Other


Dalam Bahasa Inggris, kata another hanya bisa diikuti oleh singular Noun, sedangkan kata other diikuti oleh plural Noun. Perhatikan contoh berikut ini!


Carl was
busy reading (a) his book while another (b) students were playing (c) in the (d) park


Kata another dalam kalimat tersebut kurang tepat karena Noun students berjumlah lebih dari satu. Harusnya, kata other lah yang dipakai, sehingga kalimat tersebut menjadi:


Carl was busy reading his book while other students were playing in the park


Jawaban yang paling tepat bagi contoh soal di atas adalah:


b. another



Membedakan Other dan Others


Membedakan kata other dan others juga sering muncul di tes TOEFL, terutama pada bagian Written Expression. Other berfungsi sebagai Determiner yang harus diikuti oleh Noun (karena dalam Noun Phrase, Determiner dan Adjective tidak dapat berdiri sendiri tanpa Noun yang menyertainya), sedangkan others berfungsi layaknya reference dan tidak dapat diikuti oleh Noun. Perhatikan contoh berikut ini!


Yesterday (a) Andy was (b) playing basketball with (c) others (d) students


Penggunaan kata others pada kalimat di atas kurang tepat karena harusnya ditulis sebagai “other”, dan berfungsi sebagai Determiner yang menjelaskan Noun “students”. Jawaban yang paling tepat bagi pertanyaan di atas adalah:


d. others




To be continued

Untuk membaca soal yang berkaitan dengan Verb, klik disini



0 Reviews

Write a Review