LISTENING TOEFL PART B DAN PART C – SEBUAH TIPS SYARAT FAEDAH

Di hari Jumat nan penuh berkah ini, saya kembali mengajar kelas TOEFL, setelah sekian lama berkecimpung dengan IELTS Preparation Class. It is a little bit nostalgic ngajar TOEFL ini, karena saya jadi teringat perjuangan semasa mahasiswa dulu. Mendapatkan skor at least 550 biar lulus (dulu jurusan Sastra Inggris, penjurusan Linguistik). Alhamdulillah tes pertama masuk kampus dapat 430 😁 

Karena hasil tes nan menyayat hati ini, timbullah motivasi untuk belajar lebih giat lagi. Tes kedua dapat 577 yang nganterin author sampek ke negara adidaya di suatu musim panas di tahun 2015. Ambil tes lagi yang ketiga buat syarat skripsi, dapat 583, mengantarkan author ke prosesi yudisium dan wisuda wkwk. Skor terakhir 593 mengantarkan author jadi guru Bahasa Inggris.

See? Hasil itu berbanding lurus dengan usaha dan waktu yang dihabiskan untuk berjuang. Jadi jangan pernah patah semangat kawan-kawan sekalian 👍

Cukup sekian dulu nostalgianya. Sekarang balik lagi ke substansi masalah yang mau kita bahas hari ini, Listening TOEFL part B dan part C. Mungkin sobat heran kenapa gak sekalian bahas part A nya Listening TOEFL. Well, part A ini sudah sering saya bahas sebelumnya, silahkan cek lagi di artikel berikut:
BERBAGAI ALASAN KENAPA NILAI LISTENING ANDA RENDAH
Nah, silahkan sobat cek penjelasan mengenai Listening part A di  artikel tersebut. Listening part A sendiri menjadi Listening yang paling mudah dikerjakan, karena jenis soal yang selalu sama dan predictable. Saking mudahnya sampai sobat bisa jawab soal-soal Listening part A sebelum audionya diputar.



Listening TOEFL part B

Nah, part B sama part C Listening ini gak bisa dikerjakan dengan cara yang sama dengan part A, karena beberapa alasan berikut:

  • Part B sama C ini completely random dan penuh kejutan
  • Part B sama C gak bisa dikerjakan pake rumus, sebagian besar pengerjaan mengandalkan kemampuan sobat memahami spoken English
  • Percakapan di Part B sama C Listening ini panjang banget. Terutama yang part C karena memang dalam bentuk monolog yang agak berbau-bau akademik gitu
Okay, sekarang mari kita coba lihat beberapa strategi yang digunakan untuk Listening part B. Perhatikan gambar berikut:

STRATEGI LISTENINGTOEFL
Catatan untuk kelas TOEFL pagi ini


Strategi diatas itu dilakukan sebelum dengerin audionya ya guys. Saya dapat contoh bagus dari buku Longman nih, yang cocok untuk menerapkan strategi diatas.

On the recording you hear 📢

Man       : Can I help you?

Woman  : I’m interested in opening an account.

Man       : Well, we have several different types of accounts: checking accounts, saving accounts, money market accounts, time deposit accounts.

Woman  : It’s a checking account that I am interested in.

Man      : I can help you with that. First, you have to fill out a form, and then I need to see some identification. That’s about all there is to it.

Woman : That sounds easy enough. Thanks for your help.
Excerpt taken from Phillips (2001)


Sebelum audio diputar, sobat dapat melihat opsi jawaban yang
ada dan menarik beberapa kesimpulan. Perhatikan empat opsi jawaban yang diberikan di question booklet berikut:

On your test book you read:
       (A)   A checking account
       (B)   A savings account
       (C)   A money market account
       (D)   A time deposit account

Dari pilihan jawaban yang ada, sobat bisa mengetahui bahwa topik 
percakapan tersebut adalah: opening bank account. Dari opsi jawaban pula sobat dapat memprediksi pertanyaan apa yang akan muncul di audio. Berikut adalah beberapa kemungkinan pertanyaan yang muncul.


Contoh soal TOEFL Longman
Example from Longman



From all those five possibilities, it appears that possibility number 2 and 5 that appear in the test. The questions that appear in Longman recording are:
1. What type of account does the woman want?
2. What does the man need for her to show him?


See? The questions are mostly predictable, so don’t just depend on your comprehension of what is being said or stated in the audio. Use the strategy so that you can do the test better.


Listening TOEFL part C

Lalu, bagaimana dengan Listening TOEFL part C? Sebenarnya, strategi pengerjaan Listening part C sama persis dengan strategi pengerjaan Listening part B. Yang membedakan adalah:

  • Part C adalah percakapan dalam bentuk monolog
  • Audio di part C lebih panjang lebar, jadi sobat harus benar-benar konsentrasi di part ini
  • Part C ini topiknya kaya academic gitu jadi mungkin ada beberapa technical terms yang harus sobat pahami.
Untuk mengerjakan part C, pahami beberapa point tambahan berikut ini:

Strategies for TOEFL Listening part C
Some other strategies for Listening part C

Untuk materi dan soal TOEFL yang lain dapat secara lengkap dibaca disini

KUMPULAN MATERI DAN SOAL TOEFL

Reference

0 Reviews

Write a Review