Capitalization in Writing

Capitalization            1
Image provided by slideshare
Welcome back! Kali ini admin akan membahas tentang salah satu aspek yang paling penting dalam writing / menulis, yaitu Capitalization atau penggunaan huruf besar/kapital dalam penulisan. Well, ini mungkin terlihat sederhana dan mudah bagi yang sudah terbiasa menulis. Tapi, taukah kamu bahwa banyak orang yang bisa menulis dengan baik, namun sering salah dalam sistem penulisan seperti penggunaan huruf besar. Oleh karena itu, admin kali ini ingin berbagi mengenai penggunaan huruf kapital dalam menulis.
Ada beberapa syarat yang mengharuskan kita menggunakan huruf kapital dalam tulisan kita, yaitu:
1. Huruf pertama pada kata pertama dalam sebuah kalimat
Setiap akan mengawali sebuah kalimat, kita wajib menggunakan huruf kapital pada kata pertama. Perhatikan contoh di bawah ini:
  • She is my cousin.
  • In Indonesia, we are free to talk and express our idea.
  • They are learning English in the classroom.
    Apapun katanya, jika ia mengawali sebuah kalimat, maka wajib menggunakan huruf kapital pada kata pertamanya.
2. Pronoun “I”
Dalam Bahasa Inggris, pronoun ‘I’ selalu ditulis dalam bentuk kapital. Jika anda mengetik menggunakan komputer, biasanya pronoun ‘I’ akan langsung menjadi kapital secara otomatis. Berikut contoh penggunaan hurud kapital pada pronoun ‘I’:
  • I will always stand by your side.
  • She and I are going to leave for Bangkok tomorrow.
  • I cannot call you because I am busy right now.
3. Abbreviations dan Acronym
Abbreviation dan acronym merupakan singkatan, namun keduanya memiliki perbedaan. Abbreviation merupakan singkatan satu atau beberapa kata yang tidak membentuk kata baru (singkatannya tidak dapat dibaca sebagai kata). Jika menyingkat beberapa kata, biasanya kita hanya menulis huruf pertama dari masing-masing kata saja, seperti SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), UN (the United Nations), WHO (World Health Organization), BTW (by the way), etc. Jika hanya menyingkat satu kata, biasanya kita hanya menulis penggalan katanya saja, seperti Cont. (continue), Adm. (Administration), Pls. (please) dan banyak lagi.
Acronym merupakan cara menyingkat beberapa kata dengan membentuk sebuah kata baru (dapat dibaca). Contohnya, Unesco (the United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization) – dibaca unesko, NASA (National Aeronautics and Space Administration) – dibaca nasa, AIDS (acquired immune deficiency syndrome) – dibaca eids, dan banyak lagi.
4. Proper nouns
Proper noun merupakan kata benda khusus berupa nama orang, perusahaan, tempat, dll. Huruf pertama proper noun selalu ditulis kapital. Berikut contoh-contoh penggunaan huruf kapital pada proper noun:
  • Names of deities: God, Shiva, and Allah 
  • Name of people: Shinta, Ali, Moh. Amir, etc. 
  • Names of specific places you can find in the map: Jakarta, Indonesia, France, Samarinda, etc. 
  • Names of days, months, and special days: Monday, Tuesday, Wednesday, January, August, Eid Al-Adha, Eid Mubarak, etc. 
  • Names of specific groups of people, languages, and religions: Moslem, English, Arabic, Israeli, Asian, etc.
  • Names of geographic areas: the Middle East, Wes Kalimantan, West Papua, etc. 
  • Names of school subjects: Mathematics, Chemistry, German, English Education, etc. 
  • Names of specific structures such as building and bridges: London Bridge, Mahakam Ulu Bridge, the White House, etc. 
  • Names of specific organizations: the United Nations, Bank BRI, Samarinda State Islamic Institute, etc. 
  • Titles of compositions, stories, books, magazines, newspapers, plays, poems, movies: Kisah Klasik Untuk Masa Depan, Opera Van Java, My Holiday in Derawan Island, etc.

Bagaimana guys? Mudah kan? Selamat berlatih ya. Good luck!

0 Reviews

Write a Review